Itulah gunanya ta’aruf..Seseorang tak bisa mengenali lebih jauh siapa dia sebenarnya.
Terharu liat pembahasan a tentang Ayah Syahid, masa2 waktu di pondok gak a lupain. malah hati fro terketuk. kadang fro lupa sama siapa yg udah menjadikan fro suksez, bisa baca Qur’an, n peljran lainnya.
wkt sadar bhwa a mugni alumni alfalah juga. Maf yua a.kira fro a berandal. ternyata nggak sama sekali.
..your the best…
2 tanggapan kepada “Kritik dan Saran”
Ervia Ufroh
November 19th, 2010 pukul 12:47
Itulah gunanya ta’aruf..Seseorang tak bisa mengenali lebih jauh siapa dia sebenarnya.
Terharu liat pembahasan a tentang Ayah Syahid, masa2 waktu di pondok gak a lupain. malah hati fro terketuk. kadang fro lupa sama siapa yg udah menjadikan fro suksez, bisa baca Qur’an, n peljran lainnya.
wkt sadar bhwa a mugni alumni alfalah juga. Maf yua a.kira fro a berandal. ternyata nggak sama sekali.
..your the best…
Sanghyang Mughni Pancaniti
November 21st, 2010 pukul 11:39
Hahaha.. gak apa-apa atuh nganggap a berandal juga, bocah kan gak tau aa. jadi wajar..! tapi aa pun gak pernah nganggap direi ini baik.!