Wahai hambaku..!

Aku memberimu nikmat, karna aku begitu mencintaimu

Tapi kau pura-pura tak tahu.

Setiap saat aku menunggumu untuk mengetuk

Pintu rumah-Ku. Tapi kau tak datang jua.

Seandainya kau mau mengetuk rumah-Ku,

Akan kuberikan apa yang kau ingin dan pinta.

Setiap hari aku memberimu rizki

Tapi setiap hariĀ  kau malah membuat aku cemburu.

Aku begitu malu padamu, tapi kau tak pernah merasa malu

Pada-Ku.

Wahai hambaku..!

Aku akan tetap setia menunggumu.

Semasih dirimu bernafas

Aku tunggu balasanmu