Wahai zaman.
Maaf aku tak bisa menemuimu
Aku hanya dapat menyelip sepucuk surat
Wahai zaman.
Aku ingin Tanya padamu.
Aku ataukah dirimu yang berubah..?
Aku dengar. Kau anggap dirimu paling sehat
Dan memuncaki ilmu
Tapi berderet penyakit baru tumbuh.
Dimana kanker dahulu..?
Dimana stroke dahulu..?
Dimana flu burung dahulu..?
Kau menyalahkan semua benda
Padahal dirimu yang tak dapat
Membombardir budakmu
Jika aku berubah
Itu karna kau yang tak punya keahlian
Mengaturku