Rama Bergawa mengirim surat untuk para ksatria, menantang mereka bertarung. Mereka yang mendapat tantangan adalah Raden Gopala Seta dari Negara Parang Sewu dan seorang raja Prabu Mahendra. Rama Bergawa menantang mereka bertarung hanya karena ingin membuktikan bahwa ia berdarah putih: tak pernah kalah, tak berbatas, sakit dan sial. Kesombongan Rama Bergawa membuat kedua ksatria geram, tapi kesaktian Rama Bergawa juga membuat keduanya gentar. Kesaktian Rama Bergawa membawanya pada kebingungan diri, kebosanan hidup, sampai obsesi pada kematian hingga harus membiarkan diri ditusuk mata senjata dan ancaman buaya. Apakah kedua ksatria yang ditantang Rama Bergawa akan mati di tangannya? Apakah perjalanan Rama Bergawa mencari kekalahan dan kematian dirinya akan berakhir? Lalu siapa kelak yang bisa membunuh dan membuktikan bahwa darah Rama Bergawa merah, tak putih?
Bagi kamu yang belum punya seri Wayang Golek Rama Bergawa Mukswa, download aja. Gratis.  Kamu juga bisa mengikuti perjalanan Semar, Dewala dan Cepot dalam cerita ini? Yang gak bisa basa Sunda, rugi lho. Cerita yang bagus nih. Nikmati humor ala Cepot dan pesan moralnya ceritanya. Wilujeng donlot, wilujeng ngadedengekeun. :) 
Rama Bergawa Mukswa:
Wayang ini saya ambil dari Mifkablog