71.    Saya heran pada mereka, Tuhan sudah menjanjikan dan mengancam bahwa akan ada suatu hari yang maha dahsyat Yang pasti terjadi bumi, akan memuntahkan isi perutnya, langit akan membantingkan yang di pikulnya, Tapi mereka tak pernah lari.
72.    Zaman Nabi iblis dan setan seperti nyamuk yang dipukul, dan bukan seperti air. Zaman sekarang, iblis dan setan seperti air yang dipukul, bukan seperti nyamuk
73.    Cinta adalah rasa yang datang sendiri, dia tiada diajarkan kapan pun, dimana pun, oleh siapa pun
74.    Tujuan Tuhan kepada manusia adalah: Agar mereka mendapatkan kasih-Nya, agar mereka memperoleh ridho-Nya Agar mereka memasuki syurga-Nya. Sehingga Tuhan memberikan: Sebiji mata yang melihat, segumpal hati yang memahami, sekerat fikiran yang merenung, sepasang telinga yang mendengar. Namun manusia tak menyadari itu, bahkan tak ingin menyadari itu, Sehingga lupa menyadari itu Karena keangkuhan mereka
75.    Indonesia.  yang begitu banyak Ulama, namun  para bajingan masih bergentayangan. Negri yang begitu banyak Dokter, namun berderet penyakit baru datang, Negeri yang begitu banyak pakar intelektual Namun, kebodohan menjamah dimana-mana. Dimana sebetulnya peran mereka?
76.    Kalian jagan merasa mampu menyutradarai diri secara total. Tapi kalian pun jangan menyangka bahwa kalian hidup hanya untuk menjalani penyutradaraan
77.    Orang bodoh kalah oleh orang pintar, Orang pintar kalah oleh orang cerdas, namun yang cerdas akan kalah oleh orang yang beruntung, Untuk menjadi cerdas begitu banyak gurunya Tapi menjadi orang beruntung? Siapa gurunya?