Kenapa kau terus membicarakan tentangnya?
Kenapa kau terus sebut-sebut namanya?
Setelah itu kau dengan mudah minta maaf
Padahal aku tak butuh permohonan itu

Kenapa kau terus injak kehormatanku?
Kenapa kau terus murahkan harga diriku?
Setelah itu kau dengan mudah minta maaf
Padahal aku tak butuh permohonan itu

Kenapa kau terus biarkan lidahmu menyakitiku?
Kenapa kau terus berbuat salah dan membelakangiku?
Setelah itu kau dengan mudah minta maaf
Padahal aku tak butuh permohonan itu

Seberapa banyakkah dari diriku yang tak kau sukai?
Sehingga kau sering membuatku sakit?
Namun rasa cinta kasihku
Selalu dapat meredam kemarahanku