Ketika Allah menciptakan Qolam, maka Allah menugaskan Qolam untuk menulis nasib para umat Nabi dan Rasul.Allah berfirman kepada Qolam “ Hai Qolam, tulislah..! bahwa umat Adam yang durhaka, maka tempatnya adalah neraka. Dan umat adam yang taat, maka tempatnya adalah Syurga.”. Allah kemudian menyuruh Qolam untuk menulis tentang keadaan umat Nabi Idris, seperti umat nabi Adam.Terus sampai kepada Nabi Isa as., Allah menyuruh menulis hal yang sama.

Namun ketika Qolam akan menulis bahwa umat Muhammad yang ta’at tempatnya adalah syurga, dan umat Muhammad yang durhaka tempatnya dalam neraka, maka Allah murka, dan berfirman,”Hai Qolam…sopanlah kamu terhadap umat Muhammad..! tulis… bahwa umat Muhammad yang ta’at kepada-Ku tempatnya adalah syurga, namun apabila mereka durhaka, maka pintu taubat-Ku masih terbuka.”