Oleh: Sanghyang Mughni Pancaniti

Ayah..
Engkau pegang tanganku
Saat yang kucintai melepasnya
Tanganmu yang lembut masih aku rasakan
Senyummu yang tulus masih aku kenangkan

Ayah..
Engkau mengajariku mencintai Sabda Tuhan
Engkau membimbingku menuju keikhlasan
Tak pernah lelah engkau memapahku
Demi tugas suci dari Yang Maha Sejati

Ayah..
Dengan rasa malu aku tulis sajak ini
Terlalu besar khianatku
Lidahku yang tak bertulang sering menyakitimu
Entah harus kuapakan diri ini..

Ayah..
Aku mengharap tanganmu mengelus kepalaku
Yang kumau adalah do’amu
Yang kurindu adalah restumu
Yang kupinta adalah cintamu

Ayah..
Izinkan aku merindumu dengan sajak ini
Aku rindu marahmu, aku rindu tamparanmu
Aku ingin diludahimu
apa pun darimu adalah kasih

Ayah..
Tak mampu aku membalas yang kau beri
Tak bisa aku mengembalikan yang kau limpahkan
Aku hanya mampu mendo’a, “Semoga Allah Meridhoi ridhomu.