Oleh: Sanghyang Mughni Pancaniti

Ayah..
Kini aku tinggalah kenangan belaka
Berbagai burukku tak mampu terkata
Hanya do’amu yang menegak dalam rasa
Mendo’aku untuk menjadi manusia

Ayah..
Kini kusingkirkan kebisingan hati
Yang menoda cinta supaya mati
Kini kucoba menguliti diri
Menuju Dia yang Maha Sejati

Ayah..
Sediakan waktumu untuk mendo’a
Biar Tuhan anugrahkan cinta
Biar Tuhan menaklukan durjana
Yang terus menyeretku ke kubangan nista

Ayah..
Walau tak setiap hari
Ingatlah tentang aku ini
Pejamkan matamu yang suci
Sodorkan tanganmu tuk kuciumi

Ayah..
Diriku memang terlalu hina
Kepadamu aku berani mencinta
Namun aku hanya mengharap satu sabda:
“Yang mencinta akan bersama yang dicinta”