Sanghyang Mughni Pancaniti

Wahai hamba-Ku yang terkasih
Ingatlah ketika engkau berada di rahim ibunda
Saat Aku lantunkan puisi cinta
Dia Aku buat tak lelah membawamu kemana-mana

Dia aku buat relakan segalanya demimu
Dia kirim do’a keramatnya untuk mendidikmu
Lalu mengusapmu dengan pendengaran, penglihatan, dan hati
Agar engkau merasakan cinta lembutnya

Aku titipkan keperkasaan kepada ayahmu
Guna bekal kehidupanmu nanti
Dia sudah tak bisa bedakan mana siang mana malam
Demimu dia rela mengabaikan dirinya

Rasakan dan perlakukan mereka dengan sayang
Ciumi hati mereka dengan akhlak karimahmu
Sujudkanlah hidupmu dihadapan mereka
Tanda ungkapan cinta kepada agung-Ku