Sanghyang Otipati Jagatnata atau Batara Guru raja Triloka tengah dirundung kebingungan, ia sudah ingin berhenti dari jabatannya merajai tiga alam, ia ingin menjadi manusia biasa. Akan tetapi satu-satunya cara untuk mewujudkan keinginannya itu adalah memakai ‘kuncung’ yang ada pada kepala Semar Badranaya. Syarat ini memang tidak mudah untuk diwujudkan, namun karena keinginannya begitu kuat, ia rela menempuh jalan ini demi keinginan pribadinyaitu. Maka ia mengumpulkan seluruh dewa agar mau membantunya meminta kuncung Semar itu.selain itu, Batara Guru mengumumkan kepada seluruh penghuni alam marcapada bahwa barangsiapa yang bisa mendapatkan kuncung semar, maka ia akan diberi ganjaran berupa bidadari. diantara para dewa ada yang tidak setuju dengan keinginan Batara Guru, yaitu Resi Narada yang menjabat sebagai Duta Sawarga. akibatnya Resi Narada ini dipecat dari jabatannya da diusir ke dunia oleh batara guru, karena tidak mau mengikuti perintah raja triloka tersebut.

Ditengah perjalanannya menuju dunia, Narada menemukan sebuah cupu, saat dibukanya, tiba-tiba keluarlah seorang pemuda gagah dan tampan. ia mengaku sebagai putra Narada, dan memohon untuk diberikan nama. Narada pun memberinya nama ‘Bambang Melasrana’.  Kstria inilah yang akan menggugat kedutaan sawarga yang dipimpin oleh batara guru, karena keinginannya yang akan merusak alam dunia. siapakah sesungguhnya Ksatria bernama Bambang Melasrana ini? bagaimaa reaksi putra semar saat banyak orang yang meminta kuncung ayahnya?  dan apa sebenarnya makna dari kuncung semar itu bagi kehidupan umat manusia? kantun didownload we ah  mp3-na. prung..

Bambang Melasrana