Wahai Allah yang Agung
Dosa yang aku perbuat
Salah yang aku tanam
Tak pernah maksud meledek-Mu
Baca Lanjutannya…

Wahai Allah yang Agung
Dosa yang aku perbuat
Salah yang aku tanam
Tak pernah maksud meledek-Mu
Baca Lanjutannya…
Wahai Tuhan yang Agung
Yang welas asihmu menaungi jagat ini
Aku tidak seperti Adam yang mengetahui semua benda
Tidak seperti Idris yang akalnya penuh kreatifitas
Tidak seperti Nuh yang seluruh hidupnya dihabiskan untuk menyeru hamba-Mu Baca Lanjutannya…
Wahai Tuhan yang Agung
Ada yang tak aku mengerti
Ada yang aku ingin tanyakan pada-Mu
Tapi jangan Kau marah atas pertanyaanku ini
Aku mohon…
Baca Lanjutannya…
Wahai Tuhan yang Agung
Yang memiliki kepintaran Maha Dahsyat
Ilmu-Mu tak terbatas
Walau lautan jadi tinta
Pohon jadi pena
Baca Lanjutannya…
Wahai Tuhan yang Agung
Aku hanya manusia yang tak punya apa-apa
Takkan pernah punya apa-apa
Dan memang tak berguna buat apa-apa
Tapi tolong aku agar engkau
Baca Lanjutannya…
Meskipun kajian tentang Islam telah dilaksanakan di dunia Barat selama seribu tahun lebih, pada setiap periode kajian itu selalu didistorsi dan dinodai oleh kesalahan dan penyimpangan.
Kajian Islam di barat dimulai dari abad kesepuluh dan kesebelas. Karena pada saat itu, saat Eropa secara keseluruhan menganut Kristiani, Islam dipandang sebatas sebagai sekte dari agama Kristen yang menyimpang, dan pendirinya adalah seorang murtad. Segera saja, bahaya langsung dari Islam bagi wilayah Kristen Barat mendorong banyak orang untuk menyebut Nabi pembawa ajaran Islam sebagai anti-Kristus. Baca Lanjutannya…